Diskusi Pengelolaan LMDH Penadaran

GROBOGAN – Pengelolaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Penadaran menjadi materi pokok diskusi tim LPUBTN KAS bersama warga, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Purwodadi Bagian Hutan (BH) Grobogan, dan pengurus Gua Maria Sendangjati. Diskusi yang digelar di Rumah Budaya Penadaran pada Senin (21/10), menghadirkan tidak kurang sepuluh peserta yang menjadi pengurus sekaligus warga di wilayah desa hutan ini.

Dalam diskusi tersebut turut hadir perwakilan pendamping LPUBTN KAS Gintono dan Ronald G. Suitela, Asisten Perhutani (Asper) Robeth beserta mantri Perhutani KPH Purwodadi, dan Ketua LMDH Penadaran Suparjo. Dalam diskusi yang berlangsung terbuka tersebut, seluruh pemangku kepentingan desa hutan sama-sama bersepakat untuk membangun pemberdayaan di wilayah ini sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal masyarakat. Selain itu, pemberdayaan di wilayah ini tentu membutuhkan partisipasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, guna menyelaraskan kegiatan bersama-sama, serta menghindari kesalahan komunikasi dan tumpang tindih peraturan yang saling merugikan satu sama lainnya.

LPUBTN KAS yang sejak Juni lalu sudah menggelar serangkaian diskusi umum terkait masyarakat desa hutan bersama John Dijkstra Institute (JDI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jateng dan Nasional, serta Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah untuk sama-sama mencari solusi pemberdayaan LMDH di wilayah Penadaran khususnya. Pemberdayaan ini sebagai bagian dari upaya penataan kawasan desa hutan, pemanfaatan lahan pertanian, dan pengambilan manfaat hutan yang ada di sekitar wilayah tersebut. (Army)

DISKUSI LMDH: Warga, LPUBTN KAS, dan Perhutani Menggelar Diskusi Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan di Rumah Budaya Penadaran, Senin (21/10). (Eko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *